Salam Redaksi
DOI:
https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v12i01.386Abstract
Lanskap pemikiran kontemporer abad ke-21 yang ditandai oleh percepatan teknologi, kecerdasan buatan, krisis ekologi, serta transformasi seni, budaya, agama, dan media. Beragam artikel mengulas manusia sebagai makhluk bermoral yang tidak pernah sepenuhnya terpuaskan oleh satu jawaban definitif; perdebatan filsafat tentang kodrat manusia, waktu, bahasa, dan realitas; refleksi teologis mengenai keberadaan Allah; kritik terhadap rezim representasi perempuan modern; peran seni dan budaya lokal dalam kehidupan gereja; tantangan gereja dalam menjangkau Generasi Z melalui media digital; hingga urgensi filsafat komunikasi untuk membangun ruang publik digital yang lebih humanistik dan adil. Keseluruhan edisi ini menegaskan bahwa di tengah kompleksitas zaman, dialog kritis lintas disiplin tetap diperlukan untuk memahami manusia, iman, budaya, dan teknologi secara lebih utuh.





