Hakikat Bahasa di dalam Metode Apropriasi menurut Ricoeur dan Pengembangannya di dalam Prinsip Personalisasi

Authors

  • Chris Ruhupatty Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v12i01.375

Keywords:

apropriasi, a-propriasi, bahasa, belokan-bahasa, filsafat Barat, permainan-bahasa, personalisasi

Abstract

Artikel ini memfokuskan uraiannya pada penjelasan tentang hakikat bahasa dari sudut pandang pendekatan personalisasi. Kajian dimulai dengan menunjukkan hakikat bahasa menurut pemikiran Ricoeur yang kemudian dikembangkan berdasarkan keterhubungan bahasa dengan pengalaman personal. Di dalam konteks ini, Ricoeur memandang bahasa sebagai medium yang membawa kepada penyingkapan esensi realitas secara objektif. Sehingga dinyatakan bahwa esensi realitas dapat mewujud melalui perspektif dan tindakan manusia—dan perwujudannya secara objektif dapat ditemukan pada struktur logis tata bahasa tulisan. Sedangkan penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa adalah perwujudan dari pengalaman personal manusia yang terhubung langsung dengan esensi realitas. Kerangka keterhubungan ini dijelaskan dengan menunjukkan kemampuan manusia untuk melakukan personalisasi atau manipulasi terhadap penyingkapan esensi realitas pada kesadaran. Oleh sebab itu, penelitian ini mengungkapkan bahwa esensi realitas tidak hadir secara utuh ke dalam ruang dan waktu, karena telah selalu mengalami personalisasi atau rekayasa. Singkatnya, bahasa tidak dipandang sebagai medium yang membawa kepada penyingkapan esensi realitas, tapi membawa kepada permainan personalisasi terhadap penyingkapan esensi realitas yang muncul di kesadaran.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Ruhupatty, C. (2026). Hakikat Bahasa di dalam Metode Apropriasi menurut Ricoeur dan Pengembangannya di dalam Prinsip Personalisasi. Dekonstruksi, 12(01), 67–73. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v12i01.375

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.