Harmoni Dunia Kepler: Sebuah Keanggunan Matematis dan Makna Keberadaan

Authors

  • Beda Holy Septianno STF Driyarkara, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v12i02.381

Keywords:

Harmoni, Kepler, kosmologi, dunia

Abstract

Harmoni kosmik bukan kebetulan sederhana. Sejak akhir abad XVI Kepler melihat harmoni kosmik dalam metafora geometris (simbolis dan estetis). Namun, intuisi harmoni kosmik Kepler menjadi lebih radikal dalam fisika modern yang menemukan konstanta kosmologi fundamental dalam ketepatan numerik tertentu dan menjadi syarat eksistensial manusia. Tulisan ini hendak menimbang cara pandang manusia melihat dunia sebagai yang teratur (kosmos). Gagasan Kepler tampaknya relevan direfleksikan sebagai fondasi memahami dunia yang teratur secara simbolik dan matematis. Lebih jauh, kita bisa menggali implikasi ekologis, baik dari sudut etis maupun teologis, sebagai refleksi umum tentang keberadaan manusia dan dunia.

Author Biography

Beda Holy Septianno , STF Driyarkara, Jakarta

Beda Holy Septianno adalah mahasiswa Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Menulis cerpen, puisi dan feature yang tersebar di berbagai media cetak maupun online.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Septianno , B. H. (2026). Harmoni Dunia Kepler: Sebuah Keanggunan Matematis dan Makna Keberadaan. Dekonstruksi, 12(02), 31–40. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v12i02.381